Disdikbud Kukar Terapkan Strategi Efisiensi untuk Percepatan Perbaikan Sekolah
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menerapkan strategi efisiensi untuk mempercepat perbaikan sekolah di tengah keterbatasan anggaran.
Kepala Disdikbud Kukar,
Thauhid Afrilian Noor, menyebut sebagian besar pekerjaan yang direncanakan
bersifat rehabilitasi ringan agar dapat diselesaikan tepat waktu.
“Ini menjadi strategi
untuk mempercepat pengerjaan tanpa membebani anggaran secara berlebihan,”
ujarnya, Senin (11/8/2025).
Sekitar 56 persen dari
anggaran Disdikbud digunakan untuk belanja pegawai, sehingga dana untuk
pembangunan menjadi terbatas. Kondisi ini membuat perbaikan sekolah tidak bisa
dilakukan secara bersamaan di semua lokasi.
“Kalau ada sekolah yang
belum kebagian perbaikan, kami harap bisa bersabar. Kami tetap berusaha
semaksimal mungkin. Tapi anggaran memang tidak sebesar sebelumnya,” katanya.
Meski demikian, bantuan
pemerintah pusat ikut meringankan beban daerah. Thauhid menyebut ada sekitar 30
sekolah yang masuk dalam program revitalisasi dari pusat dan pelaksanaannya
dikelola langsung oleh sekolah masing-masing.
“Bantuan ini sangat
membantu percepatan layanan dasar pendidikan, apalagi untuk sekolah-sekolah
yang belum tersentuh,” jelasnya.
Efisiensi juga diterapkan
dalam pengadaan mebel sekolah. Disdikbud memanfaatkan kursi dan meja yang masih
layak pakai dengan mengumpulkannya di sekolah tertentu untuk menutup
kekurangan.
“Contohnya di CP9, mereka
tidak dapat kursi baru, tapi kami maksimalkan kursi lama yang masih bagus,”
ujarnya.
Jika ada pembangunan ruang
kelas baru, mebel akan dilengkapi secara menyeluruh. Namun untuk saat ini,
pemanfaatan perabot lama menjadi pilihan agar dana bisa dialihkan ke sekolah
lain yang membutuhkan.
“Tapi untuk sementara,
kami hitung dulu mana yang masih bisa digunakan agar bisa dialihkan ke sekolah
lain yang membutuhkan,” tandasnya.(adv)